Karawang, Suarakarawag.id – Bupati Karawang Aep Syaepulloh melantik 353 kepala sekolah tingkat SD dan SMP di Kabupaten Karawang, Kamis (2/4/2026) pagi. Pelantikan tersebut terdiri dari 323 kepala sekolah SD dan 30 kepala sekolah SMP.
Kegiatan pelantikan digelar di Lapangan SMPN 2 Telukjambe Timur, Karawang, sebagai bagian dari rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Dinas Pendidikan.
Dalam sambutannya, Aep menegaskan Dinas Pendidikan merupakan organisasi besar dengan jumlah aparatur sipil negara (ASN) terbanyak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang. Ia mengibaratkan Dinas Pendidikan sebagai sebuah kapal besar yang harus dinakhodai dengan integritas tinggi.
“Disdik ini ibarat kapal besar. Kalau nakhodanya tidak punya integritas, akan sulit membawa kapal ini bersandar dengan baik. Karena yang dibawa adalah sumber daya manusia, generasi masa depan,” ujar Aep.
Aep juga menekankan pentingnya peran para kepala sekolah dalam mencetak generasi unggul menuju visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, jabatan yang diemban bukanlah hak, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Tidak ada jual beli jabatan. Tidak ada pungutan apapun dalam proses ini. Jabatan itu amanah, bukan hak,” tegasnya.
Ia menyebut rotasi dan mutasi merupakan hal yang biasa dalam birokrasi untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan yang menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Selain itu, Aep menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan. Pada tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Karawang telah melakukan pembangunan dan perbaikan sekolah di sejumlah wilayah, khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) III.
“Tahun 2026, fokus pembangunan akan dilanjutkan di Dapil II, mencakup lima kecamatan. Namun wilayah lain juga tetap dianggarkan, dengan skala prioritas pembangunan,” jelasnya.
Menurutnya, perbaikan sarana dan prasarana pendidikan menjadi faktor penting dalam mendukung proses belajar mengajar yang optimal. Ia menegaskan tidak ingin ada lagi sekolah dengan kondisi yang tidak layak.
Lebih lanjut, Aep mengajak seluruh kepala sekolah untuk bekerja dengan ikhlas dan sungguh-sungguh dalam mendidik siswa. Ia meyakini dedikasi para pendidik akan menjadi amal jariyah yang berdampak besar bagi masa depan generasi muda.
“Bapak dan Ibu adalah pencetak generasi. Kalau dijalankan dengan ikhlas, ini akan menjadi amal jariyah,” katanya.
Aep berharap seluruh jajaran Dinas Pendidikan dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan di Karawang, baik dari sisi sumber daya manusia maupun infrastruktur demi mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.





