Pekan Literasi Daerah 2026 Resmi Dibuka, Karawang Perluas Gerakan Literasi hingga Desa

KARAWANG | SUARAKARAWANG.ID | Pemerintah Kabupaten Karawang resmi membuka Pekan Literasi Daerah Kabupaten Karawang Tahun 2026 di Main Atrium Resinda Park Mall, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat budaya literasi sekaligus mendorong peningkatan Indeks Literasi Pembangunan Masyarakat di Kabupaten Karawang.

Mengusung tema “Literasi untuk Karawang Maju, Cerdas, Kreatif, dan Berbudaya”, Pekan Literasi Daerah 2026 diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari kompetisi, pameran, seminar hingga workshop. Mewakili Bupati Karawang, Asisten Administrasi Umum Arief Bijaksana Maryugo, S.IP membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Arief menyampaikan bahwa literasi harus dikembangkan menjadi gerakan yang memberikan perubahan nyata di tengah masyarakat. “Jangan hanya membuat kegiatan, tetapi bangunlah kebiasaan.

Baca Juga  Ketua Pokja Wartawan Kota Bekasi Kecam Dugaan Pengusiran Jurnalis: Pejabat Alergi Wartawan Sebaiknya Mundur

Jangan hanya membuat acara, tetapi bangunlah gerakan-gerakan. Jangan hanya menghasilkan dokumentasi, tetapi hasilkanlah perubahan-perubahan nyata,” pesan Bupati. Pekan Literasi Daerah 2026 berfokus pada lima pilar utama, yaitu literasi baca tulis, sains, digital dan keamanan siber, keuangan dan kewirausahaan, serta kewarganegaraan, budaya dan kearifan lokal.

Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Karawang sekaligus Ketua Umum Tim Penggerak Literasi Daerah (TPLD) Kabupaten Karawang Hj. Vida Aep Syaepuloh menyampaikan bahwa gerakan literasi akan terus diperluas agar tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan.

Penguatan literasi direncanakan menyasar desa, sekolah, serta berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak hingga lansia dan pelaku UMKM. Literasi digital, termasuk pemahaman mengenai kecerdasan buatan (AI) dan keamanan siber, juga menjadi bagian dari pengembangan gerakan tersebut.

Baca Juga  Isu Setoran Rp2 Juta per Paket Rutilahu Mencuat, Ketua Tim PRKP Karawang Tegas Membantah

“Mari kita wujudkan hadirnya tim penggerak literasi di setiap kecamatan, agar gerakan literasi tidak berhenti di panggung dan pusat kota saja, melainkan benar-benar hidup dan menyentuh masyarakat hingga ke seluruh pelosok Karawang,” ujarnya.(*)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi suarakarawang.id dan dapat mengalami pembaruan..
spot_img

TOP NEWS

Karawang Update

Politik

Peristiwa

ARTIKEL POPULER

TRENDING

- Advertisement -spot_img

POLRI

Berita Pilihan

INDEKS

spot_img