KARAWANG, SUARAKARAWANG.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang terus mendorong pengembangan kawasan religius yang terintegrasi dengan sektor ekonomi. Hal ini ditandai dengan diresmikannya Foodcourt Islamic Center Karawang yang berlokasi di halaman Masjid Al-Jihad, Jumat (24/4/2026).
Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), usai prosesi pelepasan calon jamaah haji tahun 1447 Hijriah.
Momentum ini menjadi simbol sinergi antara kegiatan keagamaan dengan penguatan ekonomi masyarakat. Foodcourt yang dihadirkan di kawasan Islamic Center ini dirancang sebagai pusat kuliner yang nyaman, tertata, serta mengedepankan aspek kebersihan dan kehalalan makanan.
Beragam pilihan kuliner tersedia, mulai dari makanan khas lokal Karawang hingga sajian modern yang menyasar berbagai kalangan masyarakat. Kehadiran fasilitas ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berkembang di lingkungan yang strategis.
Bupati Karawang dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas pendukung di kawasan Islamic Center merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara menyeluruh.
“Kami ingin Islamic Center ini tidak hanya menjadi pusat ibadah dan kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang publik yang hidup, nyaman, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, keberadaan foodcourt ini diharapkan mampu menarik lebih banyak kunjungan masyarakat, baik untuk beribadah maupun berwisata religi. Dengan konsep yang terintegrasi, kawasan Masjid Al-Jihad dan Islamic Center Karawang diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Karawang.
Ke depan, pemerintah daerah juga berencana untuk terus melakukan penataan dan pengembangan fasilitas lainnya guna mendukung kawasan ini sebagai pusat aktivitas masyarakat yang representatif.
Dengan diresmikannya Foodcourt Islamic Center Karawang, diharapkan terjadi peningkatan aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat identitas kawasan tersebut sebagai pusat religi dan kuliner di Karawang.




