KARAWANG | SUARAKARAWANG.ID | Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang menjadi sorotan setelah anggaran perjalanan dinas dalam kota tahun 2025 mencapai angka fantastis, yakni Rp 5.344.740.000.
Ironisnya, upaya konfirmasi dari awak media terkait hal ini diduga dihindari oleh pihak dinas.
Berdasarkan data dari sistem informasi pemerintah daerah Kabupaten Karawang, alokasi anggaran untuk “Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota” mencapai lebih dari 5 miliar rupiah.
Angka ini menimbulkan pertanyaan di tengah kondisi ekonomi yang sedang sulit dan seruan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
Tim media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Endang, melalui pesan WhatsApp, namun tidak mendapatkan respons. Upaya menemui langsung di kantor pun tidak membuahkan hasil.
Begitu pula saat mencoba menghubungi Rasidi dari bagian Prolap, tidak ada satu pun yang bersedia memberikan keterangan.
“Bapaknya gak ada, sedang rapat Rancangan Startegis sampai tahun 2030. Datanya sedang disiapkan. Harus ditanda tangan dulu pak Rasidi,” ujar salah seorang staf, Selasa (23/9/2025).
Ketidakjelasan ini menimbulkan kecurigaan adanya hal yang ditutupi oleh Dinas Kesehatan.
Alokasi dana sebesar itu untuk perjalanan dinas dalam kota dianggap tidak wajar dan memerlukan penjelasan rinci.
Transparansi mengenai penggunaan dana tersebut dipertanyakan, termasuk rincian frekuensi perjalanan, jumlah aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat, serta dampak dari setiap perjalanan dinas yang dilakukan. (Red)





