24 Masjid di Tangsel Ikuti Bimtek Manajemen Masjid Modern

TANGERANG SELATAN | SUARAKARAWANG.ID | Sebanyak 24 masjid di Tangerang Selatan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Masjid Modern yang berlangsung selama tiga hari, 11–13 September 2026, di Creative Hub Lantai 2 Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ).

Kegiatan ini merupakan tahap lanjutan dari One Day Workshop Bimtek Manajemen Masjid Batch 7 yang sebelumnya digelar pada 13 Agustus 2026 di Kantor Wali Kota Tangerang Selatan. Dari total sekitar 300 masjid peserta awal, panitia melakukan asesmen ketat hingga terpilih 24 masjid untuk mengikuti pembinaan intensif.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta menerima 14 modul pembelajaran komprehensif. Materi tersebut meliputi manajemen masjid modern, spirit dakwah, tata kelola baitul maal dan strategi fundraising, pengelolaan data muzaki-mustahik, program ekonomi keumatan, branding media sosial, literasi keuangan syariah, baitul muamalah, regenerasi aktivis masjid, hingga penyusunan rencana tindak lanjut.

Baca Juga  Tri Adhianto Dukung Kerja Sama Layanan Kesehatan Jabar, Warga Bisa Berobat di RS Jaringan Pemda

Selain teori, peserta juga mengikuti sesi praktik langsung seperti penyusunan program kerja, pembentukan gerakan Bank Infaq, praktik branding digital, dan strategi pengembangan masjid. Program ini diinisiasi oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Bagian Kesra bersama Gerakan Masjid Indonesia Berdaya (GMIB), serta didukung oleh Paragon Corp, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan BAZNAS Kota Tangerang Selatan.

Ketua Umum Yayasan MRBJ Tangerang Selatan, Prastowo M. Wibowo, berharap ilmu yang didapat tidak berhenti di ruang pelatihan.

“Apa yang dipelajari dapat diterapkan di masing-masing masjid, sehingga lahir masjid-masjid yang semakin profesional dalam pengelolaan, kuat dalam dakwah, dan mampu menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi umat,” ujarnya.

Baca Juga  Siswa SMAN 1 Karawang Diduga Alami Tekanan Psikis Usai Pindah Klub Basket

Senada dengan hal tersebut, Ketua Yayasan Masjid An Nur Pamulang Permai, Ah Azharuddin Lathif, menilai kegiatan ini membuka wawasan baru terkait pentingnya pengelolaan masjid secara profesional dan berintegritas—mulai dari kaderisasi hingga digitalisasi.

Dukungan serupa disampaikan Kepala Dinas Sosial sekaligus Ketua DMI Kota Tangerang Selatan, Drs. H. Heli Slamet, M.Si. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah, sangat mendukung upaya peningkatan kapasitas pengurus agar masjid bertransformasi menjadi pusat ibadah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi umat.

Melalui program ini, ke-24 masjid terpilih diharapkan mampu menjadi mercusuar dan penggerak ekosistem masjid yang aktif, profesional, serta berdaya guna luas bagi masyarakat Tangerang Selatan.

spot_img

TOP NEWS

Karawang Update

Politik

Peristiwa

ARTIKEL POPULER

TRENDING

- Advertisement -spot_img

POLRI

Berita Pilihan

INDEKS

spot_img