KARAWANG | SUARAKARAWANG.ID | Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menyelenggarakan seleksi Top 3 Pekan Riset dan Inovasi Daerah (Perioda) 2025 pada 20–21 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi ajang untuk menampilkan ide dan inovasi terbaik dalam mendukung pembangunan daerah.
Perioda Karawang merupakan agenda tahunan yang digelar untuk menyebarluaskan gagasan riset dan inovasi masyarakat. Tahun ini, kegiatan mengusung tema “Membangun Ekosistem Riset dan Inovasi, Menyiapkan Potensi Keunggulan Daerah”.
Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Bappeda Karawang, Samsuri, menjelaskan bahwa partisipasi tahun ini meningkat signifikan. Jika pada 2024 hanya diikuti sekitar 60 peserta, maka pada 2025 jumlah naskah yang masuk mencapai 118 karya.
Samsuri menambahkan, kompetisi riset tahun ini terbagi dalam dua kategori, yaitu kategori mahasiswa dan kategori umum. Sementara itu, kompetisi inovasi dibagi menjadi enam kategori, meliputi perangkat daerah, kecamatan, puskesmas, mahasiswa, umum, dan pelajar.
“Pada tahun lalu hanya ada tiga kategori, sekarang bertambah menjadi enam. Jumlah peserta pun lebih banyak, di antaranya 13 perangkat daerah, 7 kecamatan, 5 puskesmas, 14 mahasiswa, 17 peserta umum, dan 6 pelajar,” jelasnya.
Selain peserta dari Karawang, sejumlah mahasiswa dari luar daerah juga ikut serta dalam kompetisi tahun ini. Meski demikian, karya yang diajukan tetap berfokus pada tema pembangunan Kabupaten Karawang.
Menurut Samsuri, peningkatan jumlah peserta menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap riset dan inovasi. Ia berharap ke depan, kualitas karya yang dihasilkan semakin baik sehingga dapat memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Sebagai informasi, rangkaian Perioda 2025 berlangsung sejak Mei melalui tahapan sosialisasi dan pendaftaran, kemudian seleksi hingga penentuan Top 3 pada Agustus. Hasil kompetisi dijadwalkan diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-392 Kabupaten Karawang. (Red)





